Meiliana: OPD Harus Manfaatkan Rakortekrenbang
SAMARINDA-Penyelenggaraan Rapat
Koordinasi Teknis Perencanaan
Pembangunan (Rakortekrenbang) Regional II pada 11-15 Maret 2019 yang
dipusatkan di Balikpapan, bisa dimanfaatkan
seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov
Kaltim untuk melakukan kerjasama dengan
OPD Provinsi lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov
Kaltim Hj Meiliana mengatakan kegiatan tersebut
bisa dijadikan momentum untuk melakukan kerjasama bersama dengan
OPD dari
provinsi lainnya, karena acara nantinya akan dikuti kepala OPD provinsi
terkait se-Indonesia terutama Bappeda 17 provinsi Wilayah Indonesia Timur.
"Oleh karena itu, kita
harapkan kepada seluruh OPD dilingkup Pemprov Kaltim dapat memanfaatkan
momentum tersebut untuk menjalin kerjasama di berbagai bidang yang ada dimasing-masing OPD," kata
Meiliana disela rapat persiapan kunjungan kerja (Kunker) Menteri Lingkungan
Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurnaya Bakar ke Provinsi Kaltim, Rabu
(7/3/2019).
Selain menjalin kerjasama dengan
OPD lainnya, Lanjut Meiliana, Rakortekrenbang Regional II, OPD juga bisa saling shering terkait
program-program yang dilaksanakan, misalnya shering dalam promosi pariwisata,
peningkatan dibidang pertanian, perikanan, peternakan dan sektor lainnya.
"Intinya bagaimana
memanfaatkan momentum pelaksnaaan Rakortekrenbang Regional dengan baik,
sehingga ada nilai tambah dalam percepatan program pembangunan di masing-masing
OPD," kata Meiliana.
Meiliana menambahkan,
momentum Rakortekrenbang Regional
II, akan dimanfaatkan oleh Pemprov
dari 17 provinsi Wilayah Indonesia Timur, agar pemrintah pusat dapat diperhatikan
daerah di wilayah timur, teruma masalah anggaran APBN untuk bisa terus ditingkatkan atau membantu
daerah dalam membangun infrastruktur,
baik pembangunan jalan, jembatan, irigasi pelabuhan, bandara serta pembangunan
sektor lainnya.
" Rakortekrenbang Regional
II yang akan digelar di Kota Balikpapan akan kita manfaatkan dan meminta agar pemerintah pusat dapat lebih
memperhatikan daerah yang berada diwilayah Indonesia Timur, baik sisi
anggaran maupun untuk program infrastruktur, " kata Meiliana.(mar/poskotakaltimnews.com)